Info
  • NEW NORMAL, PELAYANAN KEPEGAWAIAN DISESUAIKAN PROTOKOL KESEHATAN
  • SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI BKPPD KABUPATEN CILACAP
  • 16 PESERTA SELEKSI PEGAWAI BERPRESTASI LANJUT KE TAHAP II
  • PELAKSANAAN UJIAN DINAS DAN UKPPI TAHUN INI DILAKSANAKAN ONLINE DI SMPN 2 CILACAP DENGAN PENGAWASAN KANREG I BKN YOGYAKARTA
  • PRA REKONSILIASI DATA PNS CILACAP 2020 ; AYO UPDATE DATA KEPEGAWAIANMU
  • PELAKSANAAN SKB DIJADWALKAN (TENTATIF) BULAN SEPTEMBER 2020 SAMPAI DENGAN OKTOBER 2020
  • LOKASI PELAKSANAAN SKB PEMKAB CILACAP ADALAH UPT PUSAT KOMPUTER UNY / LAB. INTERNET MAHASISWA UNY (LIMUNY)
  • PESERTA SKB HARUS MEMILIH LOKASI TES DARI TGL 1/8/2020 PUKUL 00.01 WIB S.D TGL 7/8/2020 PUKUL 23.59 WIB
  • PESERTA SKB DIANJURKAN MELAKUKAN ISOLASI MANDIRI MULAI 14 HARI SEBELUM PELAKSANAAN SELEKSI DAN SELALU MENERAPKAN PHBS

Vaksin Aman, Masyarakat Sehat

26 November 2020  |  17:00  |  NOVIYANTO HADI SUGITO  |  Berita

CILACAP, BKPPD.CILACAPKAB.GO.ID - Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPPD Kabupaten Cilacap, Fathan Ady Chandra, S.STP., M.M. dan Plt Kepala Subbag Umum dan Kepegawaian selaku PPID Pembantu, Gatot Firmansyah, S.Kom serta Pengelola Website, Noviyanto Hadi Sugito, S.Kom. ikuti Webinar dengan tema "Vaksin Aman, Masyarakat Sehat" secara virtual melalui zoom meeting di ruang masing-masing. (Kamis, 26/11/2020).

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cilacap, Drs. Mohamad Wijaya, M.M. dengan narasumber Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr. Pramesti Griana Dewi, M.Kes., M.Si., moderator Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Dan Pengembangan Komunikasi Publik Diskominfo Kabupaten Cilacap, Sukaryanto, S.Si.T., M.M. dan peserta PPID Pembantu Perangkat Daerah Se-Kabupaten Cilacap serta masyarakat umum.

 

Dalam sambutannya, Kadis Kominfo mengatakan bahwa rumor yang beredar soal imunisasi yang katanya berbahaya itu gosip. Artikel di tabloid dan milis internet ternyata mengutip ilmuwan yang bukan ahli vaksin, melainkan ahli statistik, psikolog, homeopati, bakteriologi, sarjana hukum, wartawan, dll. Sebagian besar dari mereka tidak mengerti vaksin, dan bekerja di era 1950-60an, dengan sumber data yang kuno.

"Jadilah netizen yang cerdas dengan tidak mudah percaya akan suatu berita yang beredar. Lakukan pengecekan terhadap validitas sumber berita tersebut", ujarnya.

 

Kepala Dinkes dalam paparannya menjelaskan tujuan vaksinasi COVID-19 adalah untuk menurunkan kesakitan & kematian akibat COVID-19, mencapai kekebalan kelompok (herd immunity) untuk mencegah dan melindungi kesehatan masyarakat, melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh serta menjaga produktifitas & meminimalkan dampak sosial dan ekonomi.

Diakhir paparan, mantan direktur RSUD Cilacap ini memberikan kesimpulan bahwa pemberian imunisasi COVID-19 disertai dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat merupakan upaya akselerasi dalam rangka penanggulangan pandemi dan pemberian imunisasi dengan cakupan yang tinggi serta merata akan membentuk kekebalan kelompok pada masyarakat sehingga dapat memutuskan mata rantai penularan penyakit COVID-19.




 
Share: