Info
  • NEW NORMAL, PELAYANAN KEPEGAWAIAN DISESUAIKAN PROTOKOL KESEHATAN
  • SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI BKPPD KABUPATEN CILACAP
  • Mohon maaf, untuk sementara BKPPD Kab. Cilacap hanya menerima layanan / konsultasi kepegawaian secara online
  • Persiapan Pemutakhiran Data Mandiri SI ASN , Ayo download Mobile Apps MySAPK-BKN dan lakukan Aktivasi

Diklat Jangan Hanya Untuk Menggugurkan Kewajiban Tapi Di Implementasikan

19 Oktober 2020  |  13:25  |  DAFIT SETIADI  |  Berita

CILACAP – "Diklat jangan hanya untuk menggugurkan kewajiban tapi di implementasikan", demikian pesan yang disampaian oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji kepada Irpan Setiawan,S.Kom peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan VIII di Ruang Prasandha Kabupaten Cilacap (15/10/2020).

Dalam kesempatan tersebut Bupati memberikan dukungan penuh terhadap rancangan aksi perubahan yang dibuat oleh Kasubbid Data dan Informasi yaitu SIAP PAKDE (Sistem Aplikasi Pengelolaan Pasca Diklat Elektronik). Bupati berharap pasca PNS melaksanakan diklat harus ada kelanjutan serta dapat diimplementasikan di lingkungan kerja. Bupati juga mengatakan bahwa dokumen hasil diklat yang selama ini masih disimpan secara konvensional dapat disimpan secara digital sehingga mudah diakses dan bermanfaat bagi orang lain.

Selain Bupati Cilacap dukungan terhadap rancangan aksi perubahan SIAP PAKDE juga diberikan oleh Kepala BAPPEDA Kabupaten Cilacap Sumbowo, S.Sos, M.Si. Dalam pernyataan dukungannya beliau berharap inovasi ini dapat memberi manfaat dalam penelitian dan pengembangan inovasi daerah di Kabupaten Cilacap.

Dukungan terhadap rancangan aksi perubahan SIAP PAKDE tidak hanya diberikan oleh pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap namun juga oleh pejabat pusat, salah satunya  Deputi Bidang Kajian Kebijakan dan Inovasi Administasi Negara (KKIAN) LAN RI, Dr. Tri Widodo Wahyu Utomo, SH, MA. Beliau mengapresiasi serta mendukung terhadap aksi perubahan  ini sebab melalui aksi perubahan ini, pengembangan kompetensi ASN akan lebih terintegrasi.

"Manurut saya ini akan menjadi terobosan besar bagi manajemen kepelatihan di Indonesia kalo kita dapat mengukur dampak tersebut dan sistem merit akan dapat diperkuat". Pungkas Deputi KKIAN LAN.

Share: