Info
  • NEW NORMAL, PELAYANAN KEPEGAWAIAN DISESUAIKAN PROTOKOL KESEHATAN
  • SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI BKPPD KABUPATEN CILACAP
  • 16 PESERTA SELEKSI PEGAWAI BERPRESTASI LANJUT KE TAHAP II
  • PELAKSANAAN UJIAN DINAS DAN UKPPI TAHUN INI DILAKSANAKAN ONLINE DI SMPN 2 CILACAP DENGAN PENGAWASAN KANREG I BKN YOGYAKARTA
  • PRA REKONSILIASI DATA PNS CILACAP 2020 ; AYO UPDATE DATA KEPEGAWAIANMU
  • PELAKSANAAN SKB DIJADWALKAN (TENTATIF) BULAN SEPTEMBER 2020 SAMPAI DENGAN OKTOBER 2020
  • LOKASI PELAKSANAAN SKB PEMKAB CILACAP ADALAH UPT PUSAT KOMPUTER UNY / LAB. INTERNET MAHASISWA UNY (LIMUNY)
  • PESERTA SKB HARUS MEMILIH LOKASI TES DARI TGL 1/8/2020 PUKUL 00.01 WIB S.D TGL 7/8/2020 PUKUL 23.59 WIB
  • PESERTA SKB DIANJURKAN MELAKUKAN ISOLASI MANDIRI MULAI 14 HARI SEBELUM PELAKSANAAN SELEKSI DAN SELALU MENERAPKAN PHBS

WEBINAR TRANSFORMASI TATA KELOLA ARSIP KEPEGAWAIAN ASN DIGITAL MENUJU ERA 4.0

16 Oktober 2020  |  13:00  |  DAFIT SETIADI  |  Berita

CILACAP - (15/10/2020) Bertempat di Ruang Rapat Kepala BKPPD Kabupaten Cilacap, Webinar Transformasi Tata Kelola Arsip Kepegawaian ASN Digital Menuju Era 4.0 diikuti oleh karyawan -karyawati dan juga arsiparis BKPPD Kab. Cilacap. Hadir juga dalam Webinar ini Kepala BKPPD Kab. Cilacap beserta Sekretaris BKPPD Kab. Cilacap.Acara yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara ini menghadirkan nara sumber terpercaya dari Bank Central Asia dan Deputi Digial Telkom  tentang pengelolaan arsip versi digital menuju Era 4.0 ynag akan digunakan di BKN.

Pada pembukaanya Kepala BKN menyampaikan bahwa jika kita memiliki suatu sistem maka dasar siystem tersebut adalah data. Data harus mudah dicari dan bila sudah ketemu data tersebut haruslah pula mudah diakses. Tanpa kemudahan akses data makan data tersebut tidak dapat dijadikan informasi.

"Data bersifat tidak sekali pakai, namun dpat digunakan dalam segla hal yang terkait dengan kepegawaian", ujar Bima Arya. Melalui data kita juga dapat mengukur kompetensi seorang ASN jika terintegrasi sesuai bidangnya. Dari segi finansial sistem pengelolaan data secara digital akan mengurangi pembengkakan biaya jika dibandingkan dengan pengelolaan data hardcopy. Selain itu kita juga bisa mendeteksi resiko kehilangan lebih baik, resiko katimpangan data akan dapat terminimalisir.

Kepala BKN berharap dengan transformasi tata kelola arsip digital akan dapat mengembangkan produk-produk menajemen ASN yang selama ini masih bersifat tradisional, mulai dari kenaikan pangkat, pensiun atau pengelolaan kepegawaian yang lain.

Share: